Rabu, 23 November 2011
jam
<script src="http://www.clocklink.com/embed.js"></script><script type="text/javascript" language="JavaScript">obj=new Object;obj.clockfile="5005-yellow.swf";obj.TimeZone="JOG";obj.width=120;obj.height=40;obj.wmode="transparent";showClock(obj);</script><embed src="http://www.clocklink.com/clocks/5005-yellow.swf?TimeZone=JOG&" width="120" height="40" wmode="transparent" type="application/x-shockwave-flash">
Selasa, 22 November 2011
perawatan karburator
Karburator
Karburator salah satu komponen yang paling penting kalau motor kita ingin enak diajak jalan. Harus rajin-rajin membersihkan karburator.
Caranya:
1. Bersihkan filter udara/penampung debu.
Lepaskan filter udara yang terpasang pada mulut karburator, lepas busa filter lalu bersihkan dengan cairan pembersih, kemudian biarkan kering sendiri. Jangan dibersihkan dengan cara disemprot udara bertekanan tinggi, karena dapat menyebabkan rusaknya pori-pori busa filter tersebut.
2. Bersihkan karburator.
Buka karburator dengan cara melepas baut-baut pengikat, tutup karburator, katup cuk/choke, kran bensin. Gunakan kunci yang sesuai agar alat-alat tersebut tidak gampang dol. Lepas komponen-komponen karburator lalu tempatkan dalam wadah yang berisi cairan pembersih, biar gampang paka aja cairannya bensin. Lepas mangkok karburator, pelampung dan jarum pelampung, main jet, pilot jet, dan yang lainnya. Hati-hati terhadap parts yang kecil-kecil dan seal/karet pelindung, tempatkan dalam wadah yang mudah terlihat, agar nanti saat pemasangan tidak bingung mencarinya.
Jika sudah terlepas semuanya maka bersihakan karburator dengan kuas, lalu semprot lubang-lubangnya dnegan udara bertekanan tinggi. Gunakan amplas halus untuk membersihkan kotoran pada spuyer-spuyer, Jangan terlalu banyak mengamplasnya, karena dapat menyebabkan perubahaan ukuran diameter spuyer. Setelah bersih, pasang kembali spuyer-spuyer tersebut. Gunakan obeng spuyer dan pengecangannya jangan terlalu keras, cukup gunakan dua jari pada ujung obeng.
3. Setel tinggi pelampung.
Sebelum dipasang komponen-komponen karburator, jangan lupa untuk mengatur tinggi pelampung bensin dengan menggunakan jangka sorong/stigmat.
4. Rakit karburator.
Pasang kembali bagian-bagian karburator yang tadi dilepas. Rakit karburator dan filter udara dengan dipasangkan kembali pada lubang mesin. Lalu setel kongdisi langsam motor pada keadaan mesin hidup. Setel spuyer angin-angin dengan cara memutar searah jarum jam smpai mentok, lalu putar balik beberapa putaran sesuai dengan standar mesin atau kondisi mesin motor kita.
Setel juga baut penyetel langsam yang terletak di pinggir badan karburator. Setel pada keadaan panas mesin yang ideal. Setelan putaran mesin jangan terlalu rendah atau pelan, hal ini dapat menyebabkan oli tidak dapat naik karena tidak terpompa akibat rendahnya putaran mesin.
NB : Utk jangka waktu pembersihan karburator jangan terlalu sering dilakukan krn dpt mmbwat baut cpt aus klo sering dibongkar pasang. ya minimal 3 bulan sekali dibersihkan ok bro salam bikers Brotherhood Megapro Independen.
Cara Kerja Busi
Busi dapat bekerja jika tersambung ke CDI yang mempunyai tegangan ribuan Volt yang dihasilkan oleh lilitan penyala (ignition coil). Elektron yang terdorong masuk dari lilitan akan menghasilkan perbedaan tegangan antara elektroda di bagian tengah busi dengan yang di bagian samping busi.
Arus tidak dapat mengalir karena adanya bensin dan udara di celah busi, namun jika semakin besar perbedaan tegangan, maka struktur gas di antara kedua elektroda tersebut berubah. Pada saat tegangan melebihi kekuatan dielektrik gas yang ada, maka gas-gas tersebut mengalami proses ionisasi sehingga arus dapat mengalir.
Dengan mengalirnya elektron, maka suhu di celah percikan busi naik drastis (sampai 60.000 K ). Suhu yang sangat tinggi ini membuat gas yang terionisasi dapat memuai dengan cepat, sehingga terjadi ledakan kecil. Inilah yang disebut percikan busi, yang pada prinsipnya mirip dengan halilintar atau gundala putra petir.
NB: Cara atasi busi tiba2 mati waktu touring ke luar kota, malam2 tidak ada bengkel yang jual sperpart busi. Pertama copot businya, lalu perhatikan ujung besi yang melengkun seperti huruf u itu, ada batang bulat panjang nah di samping bulatan pajang itu ada seperti mika kaca elektroda istilahnya, nah coba ambil obeng - pecahkan elektroda yang berwarna putih itu sekitar batang itu sampai ke bawah dan sampai keliatan batang aslinya setelah itu bersikan pakai bensin, lalu coba pasang pasti nyala. tapi jangan lupa ya bro itu hanya bersifat sementara sampai ada manganti busi baru di benkel terdekat. ok moga berguna, salam bikers.
Jadi hati-hati kalau lagi ngecek arus busi, jangan sampai kesetrum, arusnya gede banget Bro.
Hati-Hati Pilih Ban Dalam
Paling kesal kalau lagi enak jalan-jalan, tiba-tiba ban dalam motor kempes atau pecah, mau nggak mau harus dorong ke tukang tambal ban. Tapi jangan sembarangan pilih ban dalam. Salah pilih jenis ban dalam bisa rugi, sebentar aja dipake nanti kempes lagi, dorong lagi, cape deh.
Ternyata ada dua jenis loh ban dalam sepeda motor itu, yaitu :
1. NR (Natural Rubber)
2. Butyl
Butyl bahannya dari senyawa polimer. Bahan ini punya kelebihan dalam penyimpanan angin. Butyl kehilangan 4% tekanan angin selama 12 hari pemakaian, sedangkan NR lebih dari 14%. Kalau untuk pemakaian 28 hari, butyl kehilangan cuma 9%, sedangkan NR 28%.
Ban dalam butyl bahannya lebih ringan 20% dibandingkan NR. Jadi kerja motor lebih ringan, tarikan lebih enteng, bensin lebih irit.
Penerimaan tekanan angin butyl lebih merata dibandingakn NR. Hal ini disebabkan bahan dasar natural ruber ngggak bisa berubah/kaku. Jadi kalau ada bagian ban NR yang lebih tipis permukaannya, maka angin yang tersebar tidak merata, kalau butyl tetap merata. Kalau lagi apes bagian yang nggak merata ini kena paku, bisa-bisa langsung meledak, bahaya kan ? Kalau butyl nggak bakalan meledak, anginnya keluar pelan-pelan, soalnya merata pembagian tekanan anginnya.
Cara memilih ban dalam butyl : lihat garis pada sisi ban, standard internasionalnya ban butyl bergaris biru, kalau selain warna biru berarti NR. Gampang kan ?
Makanya kalau mau ganti ban, jangan salah pilih, sekarang ini banyak ban murah yang kualitasnya nggak jelas, terkadang kita terpaksa beli karena di bengkel tersebut cuma ada ban jenis itu, daripada kita harus dorong jauh nyari lagi tukang tambal ban. Kalau bisa sediakan aja ban dalam di bagasi, nggak makan tempat kok. Sediakan ban dalam belakang aja, biasanya roda/ban belakang lebih sering kena paku. Lebih bagus lagi sih sediakan dua-duanya. Atau biar gampang samain aja ukuran ban depan dan belakang.
Selamat memilih ban dalam, semoga tulisan ini dapat membantu bikers. OK brothers ?
Arti Warna Kabel Kelistrikan Sepeda Motor
Warna kabel tiap merek motor berbeda-beda. Pada dasarnya warna kabel itu hanya mewakili muatan positif(+) dan negatif (-).
Berikut penjelasannya arti warna kabel kelistrikan sepeda motor :
KAWASAKI
Hitam-Kuning: (-) masa, berlaku untuk semua negatif
Putih-Merah : (+) aki
Merah-Hitam : (+) lampu jauh
Merah-Kuning: (+) lampu dekat
Abu-abu : (+) Sein/reting kanan
Hijau : (+) sein/reting kiri
Biru : (+) lampu rem
Merah : (+) lampu belakang
Coklat : (+) klakson
Karburator salah satu komponen yang paling penting kalau motor kita ingin enak diajak jalan. Harus rajin-rajin membersihkan karburator.
Caranya:
1. Bersihkan filter udara/penampung debu.
Lepaskan filter udara yang terpasang pada mulut karburator, lepas busa filter lalu bersihkan dengan cairan pembersih, kemudian biarkan kering sendiri. Jangan dibersihkan dengan cara disemprot udara bertekanan tinggi, karena dapat menyebabkan rusaknya pori-pori busa filter tersebut.
2. Bersihkan karburator.
Buka karburator dengan cara melepas baut-baut pengikat, tutup karburator, katup cuk/choke, kran bensin. Gunakan kunci yang sesuai agar alat-alat tersebut tidak gampang dol. Lepas komponen-komponen karburator lalu tempatkan dalam wadah yang berisi cairan pembersih, biar gampang paka aja cairannya bensin. Lepas mangkok karburator, pelampung dan jarum pelampung, main jet, pilot jet, dan yang lainnya. Hati-hati terhadap parts yang kecil-kecil dan seal/karet pelindung, tempatkan dalam wadah yang mudah terlihat, agar nanti saat pemasangan tidak bingung mencarinya.
Jika sudah terlepas semuanya maka bersihakan karburator dengan kuas, lalu semprot lubang-lubangnya dnegan udara bertekanan tinggi. Gunakan amplas halus untuk membersihkan kotoran pada spuyer-spuyer, Jangan terlalu banyak mengamplasnya, karena dapat menyebabkan perubahaan ukuran diameter spuyer. Setelah bersih, pasang kembali spuyer-spuyer tersebut. Gunakan obeng spuyer dan pengecangannya jangan terlalu keras, cukup gunakan dua jari pada ujung obeng.
3. Setel tinggi pelampung.
Sebelum dipasang komponen-komponen karburator, jangan lupa untuk mengatur tinggi pelampung bensin dengan menggunakan jangka sorong/stigmat.
4. Rakit karburator.
Pasang kembali bagian-bagian karburator yang tadi dilepas. Rakit karburator dan filter udara dengan dipasangkan kembali pada lubang mesin. Lalu setel kongdisi langsam motor pada keadaan mesin hidup. Setel spuyer angin-angin dengan cara memutar searah jarum jam smpai mentok, lalu putar balik beberapa putaran sesuai dengan standar mesin atau kondisi mesin motor kita.
Setel juga baut penyetel langsam yang terletak di pinggir badan karburator. Setel pada keadaan panas mesin yang ideal. Setelan putaran mesin jangan terlalu rendah atau pelan, hal ini dapat menyebabkan oli tidak dapat naik karena tidak terpompa akibat rendahnya putaran mesin.
NB : Utk jangka waktu pembersihan karburator jangan terlalu sering dilakukan krn dpt mmbwat baut cpt aus klo sering dibongkar pasang. ya minimal 3 bulan sekali dibersihkan ok bro salam bikers Brotherhood Megapro Independen.
Cara Kerja Busi
Busi dapat bekerja jika tersambung ke CDI yang mempunyai tegangan ribuan Volt yang dihasilkan oleh lilitan penyala (ignition coil). Elektron yang terdorong masuk dari lilitan akan menghasilkan perbedaan tegangan antara elektroda di bagian tengah busi dengan yang di bagian samping busi.
Arus tidak dapat mengalir karena adanya bensin dan udara di celah busi, namun jika semakin besar perbedaan tegangan, maka struktur gas di antara kedua elektroda tersebut berubah. Pada saat tegangan melebihi kekuatan dielektrik gas yang ada, maka gas-gas tersebut mengalami proses ionisasi sehingga arus dapat mengalir.
Dengan mengalirnya elektron, maka suhu di celah percikan busi naik drastis (sampai 60.000 K ). Suhu yang sangat tinggi ini membuat gas yang terionisasi dapat memuai dengan cepat, sehingga terjadi ledakan kecil. Inilah yang disebut percikan busi, yang pada prinsipnya mirip dengan halilintar atau gundala putra petir.
NB: Cara atasi busi tiba2 mati waktu touring ke luar kota, malam2 tidak ada bengkel yang jual sperpart busi. Pertama copot businya, lalu perhatikan ujung besi yang melengkun seperti huruf u itu, ada batang bulat panjang nah di samping bulatan pajang itu ada seperti mika kaca elektroda istilahnya, nah coba ambil obeng - pecahkan elektroda yang berwarna putih itu sekitar batang itu sampai ke bawah dan sampai keliatan batang aslinya setelah itu bersikan pakai bensin, lalu coba pasang pasti nyala. tapi jangan lupa ya bro itu hanya bersifat sementara sampai ada manganti busi baru di benkel terdekat. ok moga berguna, salam bikers.
Jadi hati-hati kalau lagi ngecek arus busi, jangan sampai kesetrum, arusnya gede banget Bro.
Hati-Hati Pilih Ban Dalam
Paling kesal kalau lagi enak jalan-jalan, tiba-tiba ban dalam motor kempes atau pecah, mau nggak mau harus dorong ke tukang tambal ban. Tapi jangan sembarangan pilih ban dalam. Salah pilih jenis ban dalam bisa rugi, sebentar aja dipake nanti kempes lagi, dorong lagi, cape deh.
Ternyata ada dua jenis loh ban dalam sepeda motor itu, yaitu :
1. NR (Natural Rubber)
2. Butyl
Butyl bahannya dari senyawa polimer. Bahan ini punya kelebihan dalam penyimpanan angin. Butyl kehilangan 4% tekanan angin selama 12 hari pemakaian, sedangkan NR lebih dari 14%. Kalau untuk pemakaian 28 hari, butyl kehilangan cuma 9%, sedangkan NR 28%.
Ban dalam butyl bahannya lebih ringan 20% dibandingkan NR. Jadi kerja motor lebih ringan, tarikan lebih enteng, bensin lebih irit.
Penerimaan tekanan angin butyl lebih merata dibandingakn NR. Hal ini disebabkan bahan dasar natural ruber ngggak bisa berubah/kaku. Jadi kalau ada bagian ban NR yang lebih tipis permukaannya, maka angin yang tersebar tidak merata, kalau butyl tetap merata. Kalau lagi apes bagian yang nggak merata ini kena paku, bisa-bisa langsung meledak, bahaya kan ? Kalau butyl nggak bakalan meledak, anginnya keluar pelan-pelan, soalnya merata pembagian tekanan anginnya.
Cara memilih ban dalam butyl : lihat garis pada sisi ban, standard internasionalnya ban butyl bergaris biru, kalau selain warna biru berarti NR. Gampang kan ?
Makanya kalau mau ganti ban, jangan salah pilih, sekarang ini banyak ban murah yang kualitasnya nggak jelas, terkadang kita terpaksa beli karena di bengkel tersebut cuma ada ban jenis itu, daripada kita harus dorong jauh nyari lagi tukang tambal ban. Kalau bisa sediakan aja ban dalam di bagasi, nggak makan tempat kok. Sediakan ban dalam belakang aja, biasanya roda/ban belakang lebih sering kena paku. Lebih bagus lagi sih sediakan dua-duanya. Atau biar gampang samain aja ukuran ban depan dan belakang.
Selamat memilih ban dalam, semoga tulisan ini dapat membantu bikers. OK brothers ?
Arti Warna Kabel Kelistrikan Sepeda Motor
Warna kabel tiap merek motor berbeda-beda. Pada dasarnya warna kabel itu hanya mewakili muatan positif(+) dan negatif (-).
Berikut penjelasannya arti warna kabel kelistrikan sepeda motor :
KAWASAKI
Hitam-Kuning: (-) masa, berlaku untuk semua negatif
Putih-Merah : (+) aki
Merah-Hitam : (+) lampu jauh
Merah-Kuning: (+) lampu dekat
Abu-abu : (+) Sein/reting kanan
Hijau : (+) sein/reting kiri
Biru : (+) lampu rem
Merah : (+) lampu belakang
Coklat : (+) klakson
pasang cdi rextor
MEMASANG CDI REXTOR ADJUSTABLE cara setting cdi satria fu
Banyak cara dalam meningkatkan performa satria Fu. Mulai dari yang simple dan murah sampai dengan yang rumit dan memakan dana yang lebih. Salah satu part yang sering diganti untuk meningkatkan performa bebek Satria FU agar lebih kencang adalah mengganti CDI dengan CDI yang aftermarket. Salah satu CDI andalan para rider Fu adalah CDI Rextor yang Adjustable. Rextor selain ampuh dalam mendongkrak performa, CDI ini juga termasuk golongan premium juga. Soal harga relatif kompetitif juga untuk CDI sekelasnya. Setelah berhasil memboyong CDI yang satu ini langkah selanjutnya adalah pasang ke motor kita. Untuk pemasangan dan penyetingannya CDI Rextor Adjustable bagaimana? Kalau tidak ingin repot, Anda dapat langsung ke bengkel langganan. Pemasangannya dan penyetingan bisa diserahkan ke mekanik kepercayaan anda. Tapi jika anda termasuk orang yang suka bereksperimen silahkan baca-baca dulu, banyak referensi betebaran di rumah eyang google atau bisa langsung Download disini tentang intruksi manual pemasangan CDI Rextor.. Setelah CDI terpasang dengan sempurna, saatnya test drive... yang penting safety riding.. Jangan karena motor makin kenceng... bawanya jadi ugal-ugalan... Oke Semoga bermanfaat.
karburator
Banyak pengguna Satria F150 kurang puas dengan performa karburator vakum bawaan pabrik (Mikuni BS26), salah satu keluhannya tarikan kurang responsif. Solusinya ganti karburator dengan tipe non-vakum, seperti karbu eks RX-King, NSR-SP, atau Ninja.
Kebanyakan dari pemakai karbu Keihin PE28/ eks NSR-SP, mengeluhkan soal settingan, dan juga box filter udara standar yang tidak dapat lagi dipergunakan. Nah bagi pemakai/ calon pemakai karburator tipe ini, jangan keburu takut dengan kendala-kendala tersebut, Sebetulnya semua keluhan-keluhan itu bukan keluhan yang tidak dapat diatasi. Berikut ini pengalaman penulis dalam meng'instal' karburator tersebut.
Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat dilayangkan ke mailing list SSFC@yahoogroups.com
*****Update*****
Kebanyakan dari pemakai karbu Keihin PE28/ eks NSR-SP, mengeluhkan soal settingan, dan juga box filter udara standar yang tidak dapat lagi dipergunakan. Nah bagi pemakai/ calon pemakai karburator tipe ini, jangan keburu takut dengan kendala-kendala tersebut, Sebetulnya semua keluhan-keluhan itu bukan keluhan yang tidak dapat diatasi. Berikut ini pengalaman penulis dalam meng'instal' karburator tersebut.
- Instalasi
Memang betul kata kebanyakan orang, memasang karburator ke arah manifold mesin mudah, lain halnya dengan memasang bagian selang karet ke box filter udara, setengah mati pasangnya. Tetapi rupanya ini kalau belum tahu caranya, begini caranya:
- Cabut selang karet filter udara dari dudukannya di box, selang ini dilem, tarik saja pelan-pelan, jangan sampai sobek karetnya.
- Siapkan klem baru, karena diameter intake karburator Keihin ini agak berbeda jauh dengan karbu standard, model seperti klem pipa gas dengan diameter 2.5" bisa digunakan.
- Lumuri karet filter dan intake karburator dengan oli.
- Tempatkan karburator dengan intake menghadap ke atas.
- Masukkan klem ke slang karet.
- Pasang selang karet ke intake, kencangkan klem begitu selang telah terpasang seluruhnya.
- Install karburator ke manifold.
- Lem kembali slang intake ke box filter udara.
- Kencangkan semua klem.
- Tips: untuk memasang selang vakum ke kran bensin, gunakan selang pernapasan yang diberikan bersama karburatornya, untuk memperkecil diameternya, ke dalam selang dimasukkan selang oli samping yang diameternya lebih kecil, selang kecil ini dilem dengan superglue, lalu potong kelebihan selang.
- Kabel gas, kabel gas harus diganti karena bentuk nepel yang berbeda dengan orisinil Satria. Karena penulis menggunakan grip gas dan switch eks Ninja, maka tinggal ganti dengan kabel gas orisinil Kawak Ninja.
- Jet
- Mainjet, mainjet bawaan karburator ini 152, jelas terlalu besar untuk Satria FU, sesuai dengan anjuran mekanik toko, diganti dengan ukuran 112. Ukuran yang dirasa pas akhirnya ditemukan 122.
- Pilot jet, untuk pilot jet bawaan pabrik 42 sebetulnya bisa digunakan, hanya menyetel idle mixturenya agak jauh, akhirnya digunakan ukuran 38.
- Setting
Setelah menggunakan karburator ini selama kurang lebih 2 mingguan, dirasakan memang tipe non vakum lebih responsif dibandingkan dengan tipe vakum. Hanya konsumsi bensin sepertinya agak lebih boros, namun masih tetap di kisaran 1liter : 33km.
- Saat pertama dites, sekilas keluar dari garasi mesin langsam, hanya RPM sedikit naik turun. Setelah dicoba dipakai harian, baru ditemukan bahwa tiap di perempatan, jika berhenti agak lama kadang-kadang mesin tiba-tiba mati, namun distart lagi langsung jalan. Berdasarkan pengalaman, ini pasti gara-gara setelan idle mixture/ angin belum pas. Setelah dicoba-coba, didapat sekrup angin diputar sekitar 3,5 - 4 putaran melawan arah jarum jam.
- Karena dengan pilot jet bawaan ternyata setting angin dirasa terlalu besar, maka pilot jet diganti dengan ukuran 38, dengan pilot jet ini didapat sekrup setelan angin 2,5 - 2,75 putaran melawan jarum jam.
- Tes pada putaran tinggi ternyata di putaran 10.000 RPM mesin tersendat-sendat, padahal CDI sudah unlimited. Kalau ini sih gejala mainjet kurang besar, maklum diameter karburator kan bertambah 2mm, sudah sewajarnya mainjet pun ikutan dibesarkan. Setelah diganti dengan ukuran 122 akhirnya motor bisa lari dengan nyaman.
Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat dilayangkan ke mailing list SSFC@yahoogroups.com
*****Update*****
memasang ring piston
uatu ketika Gl cepek kesayangan ngadat…setelah busi dibersihkan kok pedal stater gak balik ke posisi semula?? Karna masalah yang satu ini motor kesayangan babe..akhirnya masuk bengkel resmi…disana kepala mekanik berujar kalo mesin harus dibelah…walah….harga per stater cuma 20rebu…giliran total biaya belah mesin 120rebu….
seminggu berselang suara mesin mendadakdangdut kasar…iseng2 oli ditap sendiri…hum…tinggal beberapa sendok….padahal pas bongkar mesin oliepun diganti baru!! Karna gak terima kinerja bengkel resmi…motor diangkut pick-up dan dibawa ke bengkel…sampe disana silinder head dibongkar lagi…katanya dilakukan skir klep dan ganti seal-klep….olipun ditukar baru!! Akhirnya Pulang dengan perasaan “ayem”…..Tak berapa lama…kejadian serupa kembali terulang….”woh….aseeemmm…bengkel ra mbejaji…belah mesin kok gak iso mbalekke…” dengan nada geram akhirnya Gl cepek kesayanagn masuk ke bengkel motor2 eropa…disana bersandar DKW, Vespa juga Spartan 250cc…
Nama mekaniknya “Tego Pati”…pas saya SMP kira2 umur mekanik ini sudah 60tahun…sehari2 naik Triumph Twin 1000cc….”Mbah motorku kok olinya cepet habis yo?…padahal seal klep dah ganti baru…mesin juga baru turun …belom ada sebulan lho mbah…!!” oh…gampang itu..yo wis ngopi2 dulu saja….”buset!!” akhirnya begawan dan babeh cuma duduk2 sambil ngopi sampe sore….mekanik satu ini joss…kerja kalo malam hari..sedang disiang bolong cuma udud sambil ngopi…ngobrol2 kalo langganan datang….pokoknya edan…ora waras blas…”Kowe bali kesini besok aja ya…tak kasih tahu masalahnya….ojo lali bawa duit buat nebus spare-part!!
Dengan rada kesel akhirnya pulang juga….hari yang dinanti telah tiba…sesampe disana si embah tego baru selesai nurunin tangki GL-cepek…sejam kemudian head silinder telah turun dan boring sudah terlepas….”Mau tahu masalahnya gak??” lihat baik2…mekanik2 diler itu salah masang ring piston….kebalik masangnya!!” dah beli ring piston oper sise 0…sekalian gasket dan lem…bilang yang minta mbah tego!!….
akhirnya beli juga ke toko rujukan mbah tego…kebetulan babe kenal juga ama owner tokonya….gak cuma dapat harga spesial..barangnya juga spesial…begitu acara bongkar pasang selesai…jreng…jreng…..mesin kembali nyala dan masalah oli habis tidak terulang lagi….
Terakir kali begawan main ke bengkel “mbah tego” 12 tahun silam…sekarang beliaunya masih ada ato enggak yah…soalnya begawan tidak pernah mampir ke-kediamannya….yang pasti pemilik motor2 eropa seputaran klaten-jogja mempercayakan mesin tunggangannya di bengkel mbah yang satu ini….
so kalo oli habis jangan beranggapan kalo oli mudah menguap…sapa tahu posisi ring piston kebalik dan berakibat oli motor cepet habis….desain ring piston yang abal2 juga menyumbang peranan dalam habisnya oli mesin motor anda!! simak baik2 posisi ring piston ini!!
seminggu berselang suara mesin mendadak
Nama mekaniknya “Tego Pati”…pas saya SMP kira2 umur mekanik ini sudah 60tahun…sehari2 naik Triumph Twin 1000cc….”Mbah motorku kok olinya cepet habis yo?…padahal seal klep dah ganti baru…mesin juga baru turun …belom ada sebulan lho mbah…!!” oh…gampang itu..yo wis ngopi2 dulu saja….”buset!!” akhirnya begawan dan babeh cuma duduk2 sambil ngopi sampe sore….mekanik satu ini joss…kerja kalo malam hari..sedang disiang bolong cuma udud sambil ngopi…ngobrol2 kalo langganan datang….pokoknya edan…ora waras blas…”Kowe bali kesini besok aja ya…tak kasih tahu masalahnya….ojo lali bawa duit buat nebus spare-part!!
Dengan rada kesel akhirnya pulang juga….hari yang dinanti telah tiba…sesampe disana si embah tego baru selesai nurunin tangki GL-cepek…sejam kemudian head silinder telah turun dan boring sudah terlepas….”Mau tahu masalahnya gak??” lihat baik2…mekanik2 diler itu salah masang ring piston….kebalik masangnya!!” dah beli ring piston oper sise 0…sekalian gasket dan lem…bilang yang minta mbah tego!!….
akhirnya beli juga ke toko rujukan mbah tego…kebetulan babe kenal juga ama owner tokonya….gak cuma dapat harga spesial..barangnya juga spesial…begitu acara bongkar pasang selesai…jreng…jreng…..mesin kembali nyala dan masalah oli habis tidak terulang lagi….
Terakir kali begawan main ke bengkel “mbah tego” 12 tahun silam…sekarang beliaunya masih ada ato enggak yah…soalnya begawan tidak pernah mampir ke-kediamannya….yang pasti pemilik motor2 eropa seputaran klaten-jogja mempercayakan mesin tunggangannya di bengkel mbah yang satu ini….
so kalo oli habis jangan beranggapan kalo oli mudah menguap…sapa tahu posisi ring piston kebalik dan berakibat oli motor cepet habis….desain ring piston yang abal2 juga menyumbang peranan dalam habisnya oli mesin motor anda!! simak baik2 posisi ring piston ini!!
Langganan:
Postingan (Atom)